Selasa, 28 April 2015

D I S I P L I N



1.   PENGERTIAN
- Disiplin berasal dari bahasa latin Discere yang berarti belajar. Dari kata ini timbul kata Disciplina yang berarti
  pengajaran
  atau pelatihan.
- Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya, termasuk
  melakukan pekerjaan tertentu
  yang menjadi tanggung jawabnya.
- Pendisiplinan adalah usaha untuk menanamkan nilai ataupun pemaksaan agar subjek memiliki kemampuan untuk
  menaati sebuah peraturan.
- Kesimpulannya: Disiplin adalah sikap yang muncul dari dalam diri seseorang, sedangkan pendisiplinan adalah usaha
  untuk disiplin.

2.  MENURUT PARA AHLI
- Menurut James Drever dari sisi psikologis, disiplin adalah kemampuan mengendalikan perilaku yang berasal dari dalam
  diri seseorang sesuai dengan hal-hal yang telah di atur dari luar atau norma yang sudah ada. Dengan kata lain, disiplin
  dari segi psikologis merupakan perilaku seseorang yang muncul dan mampu menyesuaikan diri dengan aturan yang telah
  ditetapkan. 
Menurut Pratt Fairshild dari sisi sosiologi, disiplin terdiri dari dua bagian, yaitu disiplin dari dalam diri dan juga disiplin
   sosial. Keduanya saling berhubungan satu sama lain, sehingga seseorang yang mempunyai sikap disiplin merupakan
   orang-orang yang dapat mengarahkan perilaku dan perbuatannya berdasarkan patokan atau batasan tingkah laku tertentu
   yang diterima dalam kelompok atau lingkup sosial masing-masing. Pengaturan tingkah laku tersebut bisa diperoleh
   melalui jalur pendidikan dan pembelajaran.
- Menurut John Macquarrie dari segi etika, disiplin adalah suatu kemauan dan perbuatan seseorang dalam mematuhi
  seluruh peraturan yang telah terangkai dengan tujuan tertentu.

3. MACAM-MACAM DISIPLIN
·       Disiplin dalam menggunakan waktu
Maksudnya bisa menggunakan dan membagi waktu dengan baik. Karena waktu amat berharga dan salah satu kunci kesuksesan adalah dengan bisa menggunakan waktu dengan baik. Contoh: Datang ke kelas tepat waktu, bangun tepat waktu.
·       Disiplin diri pribadi
Disiplin diri pribadi adalah disiplin yang menyangkut hal-hal bersifat pribadi. Contoh disiplin diri pribadi yaitu tidak pernah meninggalkan Ibadah, makan dengan teratur.
·       Disiplin Sosial
Pada hakekatnya disiplin sosial adalah Disiplin dari dalam kaitannya dengan orang lain atau masyarakat. Contoh: Melaksanakan kerja bakti, membantu pekerjaan rumah
·       Disiplin Nasional
Berdasarkan hasil perumusan lembaga pertahanan nasional, yang diuraikan dalam disiplin nasional untuk mendukung pembangunan nasional. Disiplin nasional diartikan sebagai status mental bangsa yang tercemin dalam perbuatan berupa keputusan dan ketaatan. Baik secara sadar maupun melalui pembinaan terhadap norma-norma kehidupan yang berlaku. Contoh: Mematuhi rambu lalu lintas.

4.  CONTOH PERILAKU DISIPLIN
·       DISIPLIN DI SEKOLAH
a.        Tidak terlambat masuk sekolah
b.        Mengerjakan tugas tepat waktu
·       DISIPLIN DI RUMAH
a.        Membersihkan tempat tidur
b.        Tidur dan bangun tepat waktu
c.        Beribadah secara teratur
·       DISIPLIN DI MASYARAKAT
a.        Mematuhi rambu lalu lintas
b.        Membuang sampah pada tempatnya

5.  CIRI-CIRI ORANG DISIPLIN
·       Tidak pernah menunda pekerjaan, apa yang bisa dikerjakan sekarang, maka akan dikerjakan, tidak menunggu nanti, besok, atau lusa.
·       Tepat waktu dalam segala hal, karena orang disiplin selalu ingin semuanya teratur.
·       Pilih-pilih dalam kegiatan, antara kegiatan yang bermanfaat atau tidak bagi diri dan orang lain.
·       Bekerja dengan cepat karena orang disiplin tidak mau membuang-buang waktu.
·       Patuh pada tata tertib dan aturan yang ada.
·       Memanfaatkan waktu dengan baik untuk hal-hal yang bermanfaat.

6.  Faktor yang mempengaruhi kedisiplinan
·       Faktor intern (endogen) adalah faktor yang dibawah oleh individu sejak dalam kandungan hingga lahir atau faktor dari dalam diri individu. Faktor ini meliputi:
a.     Faktor pembawaan memiliki peranan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada waktu anak dilahirkan pembawaan itu meliputi pembawaan baik dan buruk.
b.     Faktor pola pikir. Pola pikir seseorang dapat mempengaruhi pada sikap hidup seseorang, karena setiap pola pikir seseorang berbeda-beda cara pandangnya.
c.      Faktor motivasi. Motivasi akan mucul dalam diri seseorang dari kesadaran untuk membuat sesuatu yang lebih baik.
·       Faktor ekstern adalah faktor dari luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi sikap disiplin. Faktor ini meliputi:
a.     Latihan atau pembiasaan. Perilaku disiplin dengan adanya latihan atau pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari akan tertanam jiwa disiplin yang kuat dalam diri individu, yang nanntinya akan terbentuk dalam sikap dan tingkah laku sehari-hari. Contoh nya merapikan tempat tidur, menaruh barang sesuai jenis dan tempatnya
b.     Faktor lingkungan, mempunyai pengaruh yang timbal balik artinya lingkungan dapat mempengaruhi manusia dan sebaliknya. Faktor lingkungan terdiri atas dua macam yakni faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan non sosial. contoh faktor lingkungan sosial dalam sekolah seperti guru, staf administrasi dan teman-temannya, lingkungan sosial dalam masyarakat seperti tetangga, teman sepermainan disekitar perkampungan. Sedangkan lingkungan non sosial adalah gedung sekolah dan letaknya, alat belajar, keadaan cuaca atau waktu belajar.
c.      Motivasi dari orang lain akan menyadarkan seseeorang tentang pentingnya sikap disiplin. Diharapkan orang tersebut akan memperoleh manfaat dari menerapkan kedisiplinan tersebut.

7.  Manfaat Disiplin
1. Menumbuhkan kepekaan
Seseorang tumbuh menjadi pribadi yang peka/berperasaan halus dan percaya pada orang lain. Sikap-sikap seperti ini akan memudahkan dirinya mengungkapkan perasaannya kepada orang lain, termasuk ortunya. Hasilnya, dia akan mudah menyelami perasaan orang lain juga.
2. Menumbuhkan kepedulian
Peduli pada kebutuhan dan kepentingan orang lain. Disiplin membuat seseorang memiliki integritas, selain dapat memikul tanggung jawab, mampu memecahkan masalah dengan baik dan mudah mempelajari sesuatu.
3. Mengajarkan keteraturan
Memiliki pola hidup yang teratur dan bisa  mengelola waktunya dengan baik.
4. Menumbuhkan ketenangan
Penelitian menunjukkan, bayi yang tenang/jarang menangis ternyata lebih mampu memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan baik. Di tahap selanjutnya, ia bisa cepat berinteraksi dengan orang lain.
5. Menumbuhkan sikap percaya diri
Sikap ini tumbuh saat seseorang diberi kepercayaan untuk melakukan sesuatu yang mampu ia kerjakan sendiri.
6. Menumbuhkan kemandirian
Dengan kemandirian seseorang dapat diandalkan untuk bisa memenuhi kebutuhan dirinya sendiri dan juga dapat mengeksplorasi lingkungannya dengan baik. Disiplin merupakan bimbingan agar sanggup menentukan pilihan bijak.
7. Menumbuhkan keakraban
Seseorang jadi cepat akrab dan ramah terhadap orang lain, karena kemampuannya beradaptasi lebih terasah.
8. Membantu perkembangan otak
Pada usia 3 tahun pertama, pertumbuhan otak anak sangat pesat. Di usia ini, ia menjadi peniru perilaku yang sangat piawai. Jika ia mampu menyerap disiplin yang dicontohkan orang tuanya, maka disiplin sejak dini akan membentuk kebiasaan dan sikap yang positif.
9. Menumbuhkan kepatuhan
Hasil nyata dari penerapan disiplin adalah kepatuhan.

8.  AkiBAT TIDAK DISIPLIN
·       Kegiatan menjadi terhambat
·       Tugas tidak selesai tepat waktu
·       Hati menjadi gelisah
·       Prestasi belajar/kerja menurun
·       Diremehkan orang
·       Hidup tidak sukses

9.  MENGAPA DISIPLIN ITU SULIT?
·       Karena manusia memiliki sifat dasar seperti cenderung bermalas-malasan, ingin hidup seenaknya  dengan mengikuti kata hatinya, dan keinginan untuk melanggar peraturan-peraturan yang ada
·        Manusia cenderung lebih cepat bosan jika melakukan hal yang sama dalam waktu yang lama
·        Kurangnya pengarahan untuk disiplin dalam kehidupannya

10.       CARA MELATIH KEDISIPLINAN SEJAK DINI
·       Menjelaskan sikap mandiri dan manfaatnya
·       Menerapkan aturan konsisten
·       Tidak terlalu memanjakan anak
·       Menerapkan disiplin pada diri sendiri sebagai contoh untuk anak
·       Melakukan pendekatan dengan kasih sayang
·       Menjelaskan hal yang boleh dilakukan dan hal yang tidak boleh dilakukan

11. CARA MENGUBAH SIKAP YANG TIDAK DISIPLIN
·       Kalahkan sifat dan sikap buruk dalam diri sendiri
·       Singkirkan pikiran negarif
·       Melakukan kegiatan sesekali diluar rutinitas agar tidak bosan
·       fokus pada tujuan akhir / target yang ingin dicapai
·       Buat urutan prioritas hal-hal yang harus dilakukan
·       Buat jadwal kegiatan sehari-hari secara tertulis dan lakukan kegiatan sesuai jadwal yang kita buat

12. AKIBAT TERLALU DISIPLIN
·       Pikiran menjadi stres karena terlalu banyak tekanan
·       Membangkang
·       Menjadi anak yang terlalu sensitif dan temperamental
·       Anak menjadi pembohong

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar